< >

Banjir, Pelaksanaan UASBN Dipindahkan

Selasa, 13 Mei 2008 15:24
Kapanlagi.com - Akibat banjir yang menghantam sejumlah kelurahan di Kota Manado, Minggu (11/5), membuat pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) pada sejumlah sekolah dasar di Manado pada Selasa dipindahkan ke tempat lain.

SD Negeri 1 dan SD Negeri 13 Manado yang berada pada satu lokasi di Kelurahan Ketang Baru, tidak dapat dipergunakan untuk melaksanakan UASBN karena kebanjiran.

Novi Datau, Guru SD Negeri 1 Manado mengatakan, kedua sekolah tersebut oleh Dinas Pendidikan Nasional Manado telah ditunjuk sebagai tempat pusat pelaksanaan UASBN bersama empat sekolah lainnya.

Tetapi karena curah hujan yang tinggi pada Minggu (11/5) menyebabkan air Sungai Tondano meluap dan menggenangi kedua sekolah setinggi satu meter.

Selain tergenang air, lantai dua sekolah tersebut juga dipakai oleh warga sekitar yang menjadi korban banjir untuk tempat pengungsian sementara.

"Akibatnya sekolah itu tidak dapat melaksanakan UASBN," katanya.

Menurutnya, biasanya setiap tahun SD Negeri I dan SD Negeri 13 yang berada pada satu lokasi, menjadi pusat penyelenggaraan ujian yang diikuti empat sekolah lainnya, masing-masing SD Anur, SD Muhammadiyah, SD Cokroaminoto dan SD Negeri 5.

Kedua sekolah itu sangat mendukung dijadikan tempat pelaksanaan ujian karena ditunjang dengan berbagai fasilitas seperti ruangan kelas yang baik serta lainnya.

Tetapi karena banjir membuat pusat penyelenggaraan ujian dari enam sekolah itu dialihkan ke SD Cokroaminto, padahal sebelum bencana itu datang, kedua sekolah tersebut sudah siap melaksanakannya, katanya.

L Bayerun salah seorang guru SD Negeri 13 mengatakan, pindahnya lokasi ujian ke tempat lain tidak mempengaruhi anak-anak kedua sekolah tersebut untuk mengikuti ujian.

SD Cokroaminoto lokasinya tidak jauh dengan SD Negeri 1 dan SD Negeri 13, sehingga anak-anak mudah ke lokasi ujian, katanya. (*/cax)