"Hassan At-Turabi dibebaskan bersama empat pejabat lain" dari partainya, kata Awad Babakr.
Namun ia mengatakan bahwa 16 pejabat lagi masih ditahan dan menyatakan pasukan keamanan belum menjelaskan mengapa mereka tetap ditahan.
Penangkapan mereka dilakukan menyusul satu serangan terhadap Khartoum, Sabtu, oleh kelompok pemberontak Darfur, Gerakan Persamaan dan Keadilan (JEM).
Itu adalah untuk pertama kali pemberontak regional tersebut membawa kerusuhan selama beberapa dasawarsa sangat dekat ke pusat pemerintah Sudan.
At-Turabi, seorang politikus kawakan yang telah keluar-masuk penjara selama empat dasawarsa karirnya politiknya, dituduh oleh Khartoum memiliki hubungan dengan JEM.
Meskipun kedua pihak sejak dulu selalu membantah adanya hubungan di antara mereka, pemimpin kubu Islam tersebut tak pernah menyembunyikan simpatik bagi kelompok itu. (*/cax)