"Ketua delegasi Kim Sook meninggalkan Beijing hari ini, dan diperkirakan dia akan berada di sana selama tiga hari," kata seorang pejabat kementerian luar negeri yang tak bersedia disebut jati dirinya kepada AFP.
"Dia diperkirakan akan bertemu dengan mitra sejawatnya dari China untuk membahas masalah nuklir Korea Utara," kata pejabat itu menambahkan, tanpa menjelaskan lebih jauh mengenai rencana itu.
Pada pekan lalu Korea Utara telah menyerahkan sekitar 18.000 halaman dokumen mengenai sejarah program pembuatan bom plutonium, yang berawal sejak 1986 kepada tim Amerika Serikat.
Dokumen-dokumen itu akan digunakan untuk membantu pemeriksaan suatu deklarasi pengakuan dari negara komunis itu mengenai kegiatan nuklirnya di waktu lalu, menurut Departemen Luar Negeri AS.
Sengketa-sengketa berkaitan dengan deklarasi itu telah menjadi penghambat kemajuan perundingan-perundingan enam negara yang diprakarsai China, terhadap perlucutan senjata nuklir Korea Utara.
Para pejabat Korea Selatan mengatakan bahwa mereka berharap, putaran mendatang bisa diselenggarakan pada akhir bulan ini, atau pada awal Juni. (*/cax)