"Kami sudah memperhitungkan rencana kenaikan BBM dan kenaikan harga komponen, hasilnya perhitungannya memang akan ada pertumbuhan sebesar 18,7% di tahun 2008," kata konsultan Frost and Sullivan Asia Pasifik, Kavan Mukhtyar, di Jakarta, Selasa (13/5).
Dia mengatakan, hasil perhitungannya penjualan otomotif di Indonesia akan mencapai angka 515.000 unit kendaraan. Angka tersebut melampaui angka penjualan otomotif tahun 2007 yang hanya mencapai 434.499 unit kendaraan.
Dia menilai faktor lain yang mendukung tingkat penjualan otomotif di Indonesia adalah suku bunga bank yang masih dianggap cukup baik, sehingga dapat meningkatkan penjualan.
"Kami sudah memantau tingkat suku bunga, dan menggunakan angka BI rate 8,5%, jadi tidak ada masalah. Kecuali jika angka tersebut mencapai 10% lebih, tentu prediksi kami perlu diperbaiki," ujar dia.
Menurut Mukhtyar, jika saja pemerintah tidak menaikkan harga BBM, angka penjualan otomotif di Indonesia bisa meningkat menjadi 530.000 unit di tahun 2008 ini.
Meningkatnya penjualan otomotif pada tahun 2008 tetap akan terjadi, menurut dia, lebih karena kebutuhan akan transportasi yang semakin tinggi, ditambah lagi karena ketidaktersediaan transportasi umum yang memadai bagi masyarakat.
"Fokus mereka masih pada kendaraan yang hemat bahan bakar, yang murah suku cadang dan perawatannya. Kelas MPV (Multy Purpose Vehichle) masih tetap akan diminati," ujar dia.
Menurut dia, rencana pembatasan BBM dengan menggunakan smart card seperti yang direncanakan pemerintah juga tidak akan mempengaruhi penjualan otomotif. Pengalaman dari beberapa negara lain yang juga telah menerapkan pembatasan BBM memperlihatkan hal tersebut.
"Entah bagaimana caranya masyarakat tetap akan mencoba mencari cara mendapatkan BBM dengan harga murah. Jadi, pembatasan tidak akan berpengaruh pada penjualan otomotif," ujar dia.
Lebih lanjut dia mengatakan, faktor lain yang menyebabkan peningkatan angka penjualan otomotif di tahun 2008 adalah kebutuhan tertunda konsumen tahun 2005 lalu akibat kenaikan BBM. Selain itu, adanya indent cukup besar yang belum terpenuhi tahun 2007 lalu seolah-olah menambah penjualan di tahun 2008. (kpl/rif)

Gary Barlow
Mark Owen
Howard Donald
Robbie Williams
Jason Orange


