"Kalau Pak Yusril diberitakan siap menjadi capres, itu kan karena menjawab pertanyaan wartawan. Kalau saya yang ditanya, saya tentu juga menyatakan siap," kata Sekretaris Majelis Syura PBB, Fuad Amsyari, kepada pers di Jakarta, Selasa (13/5).
Yang jelas, lanjutnya, Majelis Syura sampai saat ini belum pernah menggelar rapat untuk membahas capres atau cawapres PBB.
Menurut Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PBB yang menetapkan capres atau cawapres adalah Majelis Syura.
"Karena ketua Majelis Syura saat ini Pak Yusril, maka nanti beliau yang memimpin rapat untuk menentukan capres atau cawapres," katanya.
Ditanya apakah PBB terlebih dulu menunggu hasil pemilu legislatif sebelum memutuskan capres atau cawapres, Fuad mengatakan, hal itu juga belum diputuskan.
"Kita tentunya ingin mengajukan capres sendiri. Tetapi itu nanti digodok dulu," katanya seraya menambahkan bahwa dalam mengajukan capres PBB juga mempertimbangkan manfaatnya bagi rakyat.
Ditanya apakah PBB akan kembali mendukung Susilo Bambang Yudhoyono apabila tidak bisa mengajukan capres sendiri, Fuad menyatakan, PBB akan mencermati perkembangan terlebih dulu, termasuk terkait penyelesaian kasus Ahmadiyah oleh pemerintah.
PBB sendiri mendesak pemerintah agar melarang Ahmadiyah mengidentifikasikan diri sebagai bagian dari Islam dan melarang aliran itu menyebarkan kitab Tandzkirah yang mereka nilai melecehkan Alquran.
"Masalah Ahmadiyah memberikan kontribusi pada masa depan SBY. Jika tak dihiraukan, maka PBB tidak akan mendukung SBY," katanya. (kpl/rif)

Linguini
Remy
Skinner
Blueis
Emile


