"Kami akan tetap membantu Myanmar sesuai dengan kemampuan kami, yang digunakan untuk pembangunan kembali bangunan rusak," kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Qin Gang, dalam keterangan pers berkala di Beijing pada Selasa (13/5).
Menurut dia, tekad tersebut merupakan langkah China, mengingat di antara kedua negara memiliki hubungan baik, sama halnya dengan negara asing dan badan antarbangsa, yang telah dan akan membantu Myanmar.
Pemerintah China menyiapkan US$1 (sekitar Rp9 miliar) untuk membantu rakyat Myanmar yang terkena badai dan akan mengirimkan sejumlah bahan untuk membangun kembali bangunan rusak.
Bantuan tersebut merupakan wujud keprihatinan dan rasa kesetiakawanan pemerintah dan rakyat China terhadap Myanmar.
Pemerintah China, katanya, juga menyatakan rasa simpati mendalam pada pemerintah dan korban badai di Myanmar, yang menyebabkan ribuan korban tewas dan kehilangan tempat tinggal.
Bahkan, sejumlah pejabat tinggi China, seperti, Presiden Hu Jintao, Perdana Menteri Wen Jiabao dan Menteri Luar Negeri Yang Jiechi mengirimkan surat kepada pemerintah Myanmar mengenai keprihatinan mendalam atas yang terjadi di Myanmar dan menyatakan rasa simpati atas kejadian itu. (kpl/rif)

The Fast and the Furious
2 Fast 2 Furious
The Fast and the Furious: Tokyo Drift
Michel Vaillant
Race Against Fear


