< >

11 Pemberontak Kurdi Tewas Dalam Serangan Tentara Turki

Selasa, 13 Mei 2008 23:38
Kapanlagi.com - Satuan pasukan khusus Turki menewaskan 11 pemberontak Kurdi pada beberapa gerakan ke wilayah Irak utara dalam dua hari terakhir, kata sumber tentara pada Selasa (13/5).

Gerakan di daerah Avasin-Basyan, lima kilometer dari perbatasan, itu digambarkan sebagai "pengejaran panas" atas anggota Partai Pekerja Kurdistan (PKK) sesudah serangan pemberontak di pos terdepan tentara Turki pada Jumat (9/5).

Satuan khusus terlibat dalam gerakan itu didukung perlindungan udara, dengan pesawat tempur Turki membom daerah tersebut, kata sumber itu.

Pasukan Turki melancarkan "pengejaran panas" serupa, atau kiprah singkat berukuran kecil, di Irak utara pada masa lalu.

Serangan PKK atas pos terdepan tentara Aktutun itu, yang menewaskan enam tentara dan 19 pemberontak, memicu serangan udara Turki atas kedudukan PKK di Avasin-Basyan pada Sabtu (10/5) malam.

Tentara menyatakan sejumlah pemberontak --bagian dari kelompok mundur di sana sesudah serangan itu-- tewas dan beberapa sarana, termasuk pusat media dan propaganda PKK, hancur.

Turki meningkatkan tindakan tentara terhadap PKK sejak Desember, melakukan serangan udara ditambah serangan darat sepekan pada Februari ke Irak utara, tempat dikatakannya lebih dari 2.000 pemberontak PKK berlindung.

Amerika Serikat mendukung sekutunya di persekutuan pertahanan Atlantik utara NATO itu dengan memberikan keterangan sandiyudha.

Pemerintah Turki memiliki kewenangan parlementer satu tahun bagi tindakan tentara lintas perbatasan terhadap PKK, yang habis pada Oktober.

Dengan terdaftar sebagai kelompok teroris oleh Turki dan bagian besar masyarakat antarbangsa, PKK bertempur untuk negara mandiri di Turki tenggara, yang berpenduduk sebagian besar suku Kurdi, sejak 1984.

Sengketa tersebut menewaskan lebih dari 37.000 jiwa.

Pesawat tempur Turki membom pemberontak PKK di Irak utara semalam, tapi tak ada korban, kata juru bicara keamanan kawasan Kurdistan Irak pada Senin (12/5).

Jabbar Yawar, juru bicara pasukan keamanan Peshmerga Kurdi Irak, menyatakan serangan itu terjadi di bagian terpencil propinsi Dahuk di dekat perbatasan dengan Turki.

"Tidak ada korban," kata Yawar.

Dalam minggu lalu, puluhan pesawat tempur F-16 Turki melancarkan pemboman terhadap kedudukan tersangka Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di Irak utara.

Serangan udara itu merupakan bagian dari gerakan lebih luas tentara, didukung serangan helikopter, tank dan senjata berat, terhadap PKK di daerah bergolak Turki tenggara.

Turki pada Sabtu menyatakan melancarkan serangan udara dan senjata berat terhadap pemberontak Kurdi di Irak utara pada Jumat malam setelah serangan pemberontak terhadap pangkalan tentara Turki, yang menewaskan enam tentara.

"Sasaran milik kelompok teroris PKK di Irak utara digempur dengan seksama oleh pesawat angkatan udara kami dengan bantuan senjata berat," kata pernyataan itu.

Serangan dimulai setelah pukul 15.00 GMT (22.00 WIB) itu ditujukan pada anggota PKK, yang lari masuk Irak dari Turki setelah serangan terhadap markas tentara, yang mengakibatkan enam tentara tewas.

Pernyataan dikeluarkan di laman tentara menyatakan usaha sedang dilakukan untuk memastikan jumlah korban PKK.

Sedikitnya, 19 pemberontak Kurdi dan enam tentara tewas dalam pertempuran Kamis malam dan serangan udara di Turki tenggara, kata tentara Turki pada akhir pekan lalu. (kpl/rif)