< >

Dukun Cabul Digelandang ke Polisi

Rabu, 14 Mei 2008 05:23
Kapanlagi.com - Tersangka Dukun Cabul, Dul Kolim (35), warga Blok Pang Pang I, Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu diserahkan ayah korban ke Polres Indramayu, Selasa (13/5), karena dilaporkan telah menggauli Bunga (17), nama samaran.

Bunga adalah anak dari Talim (44), warga Blok Jongor Desa Bulak, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu yang selama ini memercayai Dul Kolim sebagai dukun yang mampu menggandakan uangnya sampai miliaran rupiah.

Dul Kolim ditangkap Talim dan keluarganya setelah Bunga mengungkapkan jika dirinya sudah diperlakukan tidak senonoh oleh sang dukun dengan alasan sebagai syarat agar ayahnya bisa menjadi kaya raya.

Menurut Talim, dirinya tertarik dengan janji Dul Kolim yang mampu menggandakan ratusan ribu rupiah uang miliknya menjadi Rp2 miliar dalam waktu delapan bulan.

Dul meminta syarat, yaitu dua buah pedaringan (Kendi), kain putih lima meter, dan kembang warna tujuh rupa, setelah itu dilakukan ritual dengan jampi-jampi yang dilakukan sang dukun.

Talim yang berprofesi nelayan diminta untuk tidak bekerja karena uang hasil penggandaan akan segera terwujud sehingga Talim juga tidak keberatan ketika sang Dukun sempat tinggal di rumah bahkan berkali-kali mengajak Bunga untuk jalan-jalan ke pantai.

Rupanya selama enam bulan tinggal serumah dan berpergian dengan Bunga, sang dukun melakukan aksi bejatnya, sehingga dengan suka rela Bunga diajak berhubungan badan berkali-kali baik di rumah maupun di pantai.

"Makin lama, saya makin curiga. Soalnya, janjinya tidak terbukti. Dan anehnya anak saya juga terlihat mesra jika bersama Dul, sehingga kami lalu membujuk anak saya untuk cerita apa adanya," katanya yang ditemui di Mapolres Indramayu, Selasa (13/5).

Mengetahui anaknya sudah digauli, Talim mengajak keluarga lain untuk menangkap Dul di rumahnya, namun ternyata sudah kabur ke Desa Bugel, Kecamatan Patrol.

Saat akan ditangkap, Sang Dukun berusaha melarikan diri sehingga diteriaki maling dan akhirnya menjadi bulan-bulanan warga. Dalam kondisi babak belur, sang dukun akhirnya diserahkan ke Mapolres Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP Syamsudin Djanieb, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kasus tersebut.

"Kasus ini masih kami selidiki. Yang jelas, tersangka dan saksi sudah kami periksa secara intensif," katanya. (kpl/rif)