Barret dalam kunjungan itu mempromosikan program pendidikan digital "Intel World Ahead" untuk Inonesia bertepatan dengan "Information Communication Technology drive" dan inisiatif e-education Indonesia yang merupakan bagian dari 100 tahun kebangkitan Nasional.
Barret bergabung dengan perusahaan tersebut sejak 1974, sebelumnya ia dosen Universitas Stanford. Ia hingga saat ini merupakan salah satu guru besar di Universitas tersebut.
Selain memimpin perusahaan Intel, Barret saat ini menjadi penasehat Presiden Amerika Serikat untuk masalah pendidikan dan mendukung peningkatan standar sekolah yang lebih baik.
Turut mendampingi kunjungan itu, Country Manager Intel Indonesia Corporation Budi Wahyu Jati. Sementara itu Presiden Yudhoyono didampingi Mensesneg Hatta Radjasa, Seskab Sudi Silalahi, Mendiknas Bambang Sudibyo, Menkominfo M.B Nuh dan Kepala BKPM M. Luthfi. (*/cax)