Hanya juara grup yang bisa memperoleh tiket ke Beijing, China, pada Agustus mendatang dan mantan toser nasional Loudry Maspaitella, yang akan menyertai tim ke Portugal, mengatakan Polandia adalah lawan terberat Joni Sugiyatno dkk. di grup tersebut.
"Polandia adalah salah satu tim terbaik di Eropa," kata Loudry di sela-sela acara pelepasan pemain timnas di Jakarta, Kamis.
"Tapi sudah saya tekankan ke teman-teman untuk berpikir positif dan maju ke depan. Kalau mereka bermain solid dan optimal, saya yakin mereka bisa menghadapi siapa pun lawan nanti," tuturnya.
Sementara Ketua Umum PP PBVSI Sutanto berharap agar para pemain bisa selalu mengeluarkan kemampuan terbaik mereka.
"Timnas Indonesia terpilih karena kalian dianggap yang terbaik di Asia Tenggara, tidak perlu ragu atau takut menghadapi para pemain yang lebih tinggi sekalipun," tutur Sutanto kemudian memberikan tali asih kepada para pemain.
Selain Joni, timnas Indonesia diperkuat juga oleh Tim Indonesia Affan Priyo Wicaksono, Adam, Sutono, Joko Mardiyanto, Bagus Wahyu, M. Khasoni Mufid, Brian Alfianto, Erwin Rusni, Didi Irawadi, Ayip Rizal, Muhammad Riaviansyah, dan Sopian.
Dalam tim tersebut terdapat tiga orang tosser yaitu Erwin, Bagus dan Didi, namun Sekretaris Umum PBVSI Nyoman Sukesna mengatakan ada satu dari mereka yang tidak dibawa ke Portugal.
"Dari tiga itu, satu di antaranya tidak akan dibawa. Tebak sendiri siapa. Kalian pasti sudah tahu jawabnya," ujar Nyoman Sukesna.
Menilik teka-teki yang diajukan Nyoman itu, sepertinya Bagus lah yang akan dipulangkan karena masih minim pengalaman dibandingkan dua pemain lainnya.
Erwin dan Didi lebih sarat pengalaman serta merupakan andalan timnas yang tampil di berbagai kejuaraan tahun lalu, seperti Kejuaraan Asia dan SEA Games. Erwin bahkan telah mengoleksi tiga medali emas di SEA Games, 1997, 2003, dan 2007.
Piala Presiden
Pada kesempatan itu Sutanto juga mengungkapkan PP PBVSI segera menggelar kejuaraan nasional voli Piala Presiden 2008.
Kejuaraan tersebut diadakan secara berjenjang mulai dari desa hingga tingkat provinsi dalam kurun waktu 18 Mei - 28 Oktober.
Khusus untuk tingkat nasional dibagi menjadi empat zona yaitu zona Sumatera yang dipusatkan di Palembang, zona Kalimantan-Sulawesi di Makassar, zona Jawa di Surabaya, dan zona Indonesia Timur lainnya di Denpasar, Bali.
"Kejuaraan ini dimaksudkan untuk menggairahkan voli sekaligus mencari bibit muda pemain nasional," jelas Sutanto, yang juga menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia itu. (kpl/rsd)