
Rocker ini mengaku sangat menggemari musik Nivana, dan ia menyesal dia belum pernah lagi mendengarkan album klasik seperti NEVERMIND dan IN UTERO, sejak Cobain bunuh diri di tahun 1994.
"Tragedi luar biasa dari kematiannya yang adalah seorang seniman, sebagai seseorang yang mendorong munculnya hal baru, dia sungguh-sungguh mendorong dirinya sendiri. Dia telah mencapai satu titik di mana mampu memunculkan sesuatu yang sangat fenomenal dan indah," ungkap Stipe.
"Semuanya sudah tertulis, sampai di situ segalanya baik-baik saja dan nyata sekali ke mana arahnya, tapi dia tak melakukannya. Aku masih punya masalah...aku tak dapat mendengarkan seluruh rekaman Nirvana," tambahnya. (ctm/erl)
Lihat Profil: REM, Nirvana, Kurt Cobain