< >

PBB Prediksi Ekonomi AS Hanya Tumbuh 1,8%

Jum'at, 16 Mei 2008 16:17
Kapanlagi.com - PBB memprediksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2008 akan berada pada level 1,8%, terutama disebabkan resesi ekonomi AS yang tumbuh minus (-) 0,2%, demikian proyeksi ekonomi semesteran PBB yang dikutip kantor berita AP, Jumat (16/5).

Update semesteran Laporan Prospek dan Situasi Ekonomi Dunia 2008 PBB itu menuding semakin memburuknya sektor perumahan dan finansial AS pada triwulan pertama, yang diperkirakan terus menjadi batu sandungan hingga 2009, sebagai biang keladi rendahnya proyeksi pertumbuhan dunia 2008, sehingga pertumbuhan pada 2009 diproyeksi hanya 2,1%.

Angka tersebut lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi dunia pada 2007, 3,8%.

Namun, angka terakhir memang masih tergantung pada ekonomi AS. Proyeksi tersebut bisa jatuh menjadi 0,8% jika guncangan pasar subprime mortgage AS ternyata berdampak serius pada negara berkembang dan negara-negara dalam transisi. Sedangkan jika stimulus kebijakan pemerintah AS berhasil memperbaiki konsumsi masyarakat AS serta memperbaiki keyakinan sektor bisnis dan perbankan, maka ekonomi dunia hanya melambat menjadi 2,8% tahun ini dan 2,9 pada tahun depan.

Laporan itu memproyeksikan ekonomi AS sendiri akan mengalami resesi, dari 2,2% pada 2007 menjadi minus (-) 0,2% tahun ini, dan membaik pada 2009 menjadi 0,2%

Situasi terburuk, ungkap laporan tersebut, bakal dialami negara-negara berkembang, sehingga mereka diperkirakan tumbuh hanya 5% tahun ini dan 4,8% tahun depan, padahal tahun lalu tumbuh 7,3%.

Para ekonom PBB mengatakan, meluasnya krisis kredit di pasar global yang dipicu oleh kejatuhan sektor perumahan AS, penurunan nilai Dolar AS, kesenjangan global dan melonjaknya harga minyak dan komoditas menimbulkan resiko bagi pertumbuhan ekonomi di negara maju dan berkembang.

PBB juga memproyeksi pertumbuhan ekonomi Jepang akan melambat dari 2,1% pada 2007 menjadi 0,9% pada 2008, sedangkan Eropa tengah akan melambat dari 2,6% menjadi 1,1% tahun ini.

Sementara inflasi global diperkirakan meningkat menjadi 3,7% tahun ini, menyusul melambungnya harga komoditas dan harga minyak yang terus mencetak rekor, sementara upah juga cenderung naik.

Pertumbuhan perdagangan dunia juga melambat dari 7,2% pada 2007 menjadi 4,7% pada awal 2008, akibat rendahnya permintaan AS akan barang-barang impor. (*/lin)