
Lagu berjudul Lorong Berujung yang syairnya digubah oleh Presiden dan aransemennya hasil karya Kangen Band itu khusus diperdengarkan untuk memperingati seratus tahun Kebangkitan Nasional.
Di awal penampilan Kangen Band yang membawakan lagu tersebut, Presiden Yudhoyono yang tampil cerah dengan batik bernuansa biru tampak sempat sesaat memejamkan mata.
Lagu bernada sedih itu bertutur tentang kesulitan masa transisi, namun pasti akan berakhir seperti lorong yang menemui ujungnya.
Kehadiran Presiden di acara ulang tahun Rakyat Merdeka itu untuk yang kedua kalinya. Tahun lalu, Presiden juga hadir dalam acara sewindu ulang tahun harian milik kelompok usaha Jawa Pos itu.
Presiden dalam pidatonya mengatakan, meski ia sering tidak suka dengan pemberitaan Rakyat Merdeka tentang dirinya, ia tetap berkawan dengan koran tersebut.
Presiden justru meminta harian itu agar mempertahankan keunikannya yang ia nilai ingin menyuarakan pikiran rakyat dan melancarkan kritik sosial.
Selain Presiden, pada acara tersebut hadir Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, dan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.
Juga hadir beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu, yaitu Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa, Menteri Komunikasi dan Informatika M Nuh, dan Meneg Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta.
Selain dihibur oleh kumandang lagu gubahannya, Presiden pada acara malam ulang tahun Rakyat Merdeka itu juga tampak santai dan tertawa menonton adegan panggung bincang-bincang antara Tukul Arwana dan Ketua KPK Antasari Azhar. (kpl/dar)
Lihat Profil: Kangen Band