< >

SM Sementara Unggul di IBL

Minggu, 18 Mei 2008 07:44
Kapanlagi.com - Juara bertahan Satria Muda (SM) Britama untuk sementara unggul 1-0 dari rencana lima kali pertemuan (best of five) di final Indonesia Basketball League (IBL) 2008 setelah mengalahkan Garuda Bandung 68-56 di Britama Arena Sportsmall Kelapa Gading Jakarta, Sabtu.

Dengan kemenangan itu, SM Britama yang mengincar gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun (three peat), untuk sementara unggul 1-0 dari rencana lima kali pertemuan (best of five).

Meski berhasil mengatasi lawan, pelatih SM Britama Fictor "Ito" Roring memuji perjuangan keras Garuda yang berusaha untuk membuktikan bahwa perjalanan ke final bukanlah sesuatu yang kebetulan.

"Garuda menurut saya tampil luar biasa dan mereka berhasil membuktikan bahwa mereka memang salah satu klub kandidat juara dan pantas berlaga di partai puncak," kata Fictor yang sukses mengantar SM Britama ke tangga juara antar klub Asia Tenggara (SEABA) beberapa waktu lalu di Jakarta.

Tapi mantan center tim nasional itu juga mengaku belum puas dengan penampilan pemainnya yang membuat Garuda mendapat angka dengan gampang.

"Sebenarnya saya masih kurang puas dengan penampilan tim secara keseluruhan. Dalam beberapa kesempatan, pemain Garuda dengan gampang berhasil meraih angka," katanya.

Sementara itu manajer Garuda Bandung, Simon Pasaribu mengakui bahwa kelemahan utama yang berakibat kekalahan tersebut adalah buruknya "rebound" timnya, terutama pada kuarter ketiga.

"Pemain kalah terus dalam rebound pada kuarter ketiga. Kami harus segera membenahi masalah tersebut agar tidak terjadi lagi pada pertandingan besok (Minggu-red)," kata Simon.

Ronny Gunawan, center Satria Muda, dinobatkan sebagai pemain terbaik pada pertandingan itu dengan mencatat "double-double", yaitu menyumbang 21 angka dan 14 rebound, disusul rekannya Faisal Achmad dengan 11 angka.

Skor tertinggi untuk Garuda Bandung diraih Denny Sumargo, mantan pemain SM Britama yang menyumbang 13 angka dan tiga rebound, sementara Andre Tiara juga menyumbang 13 angka dan enam rebound.

Pertandingan diwarnai pertarungan sengit sejak awal kuarter pertama dan sampai menit ketujuh, skor masih imbang 12-12. Tapi juara bertahan Satria Muda secara perlahan mulai meninggalkan lawan dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan cukup jauh 22-13.

Pada kuarter kedua, Garuda Bandung mencetak lima angka secara beruntun untuk memperkecil ketinggalan 18-22, meski kemudian kembali tercecer dengan selisih sepuluh angka saa skor 19-29.

Garuda yang mencoba bangkit secara perlahan berhasil memperkecil selisih ketinggalan dan lemparan tiga angka Agustinus Dapas Sigar membuat tim asal Bandung itu hanya terpaut satu angka saat skor 32-33 sebelum SM menutup babak kedua dengan keunggulan 36-34.

Ronny Gunawan memperlihatkan penampilan yang meyakinkan karena memberikan kontribusi penting bagi SM Britama dengan menyumbang sepuluh angka pada babak pertama, tanpa pernah melakukan pelanggaran (foul).

Meski tidak mampu mengejar ketinggalan, Garuda Bandung setidaknya berhasil tampil konsisten sehingga mampu mengimbangi perolehan angka pada kuarter ketiga.

Kedua tim yang disebut-sebut "bersaudara" karena sebagian pemain Garuda Bandung pernah memperkuat SM Britama, menampilkan permainan bertahan, akibatnya setidaknya selama tiga menit skor tidak berubah 48-42 untuk keunggulan SM Britama.

Tapi pada satu detik terakhir, SM berhasil keluar dari tekanan dan akhirnya melaju untuk menutup kuarter ketiga dengan skor 53-42.

Pada kuarter keempat, Garuda kembali tercecer dengan selisih 11 angka karena serangan-serangan SM Britama, tim asuhan itu berhasil memporak-porandakan pertahanan lawan.

Denny Sumargo, pemain terbaik babak reguler IBL 2008 yang tampil agresif belum mampu menghindari timnya dari ketinggalan yang semakin besar.

Ketika pertandingan tersisa satu menit, SM Britama sudah melaju 65-56 dan suasana kemenangan pun sudah mulai menghiasi wajah para pemain tim juara Asia Tenggara 2008 itu. Tanpa banyak kesulitan, SM pun akhirnya memenangi pertandingan dengan skor 68-56.

SM Britama masih akan menjadi menjadi tuan rumah pada pertandingan kedua, Minggu (18/5), sebelum pindah ke kandang Garuda Bandung di GOR C`tra Arena pada dua pertandingan berikutnya (24 dan 25 Mei mendatang).

Pertandingan keempat atau kelima tidak akan dipertandingkan jika salah satu tim sudah lebih dulu meraih tiga kemenangan. (*/erl)