< >

Sujiwo Tejo: Tak Ada Lagi Budaya Yang Asli

Minggu, 18 Mei 2008 21:19
Kapanlagi.com - Di zaman serba modern sekarang ini, menurut seniman dan dalang Sujiwo Tejo, tidak ada lagi budaya yang masih asli. "Namanya juga 50% Jawa, yang ada yang aslilah. Lagian, apa masih ada yang asli sekarang ini? Amerika juga tidak asli," katanya, saat ditemui pada pembukaan pameran seni rupa Absolut Java 50% di Rumah Jawa, Kemang Timur, Jakarta, Sabtu malam (17/5).

Sujiwo mengutarakan pendapatnya ketika ditanyakan tentang keunikan sejumlah lukisan yang memperlihatkan sosok Gareng, Semar dan Bagong serta Petruk yang berpakaian setengah Jawa setengah 'Barat', juga dan tokoh-tokoh wayang bersama wanita-wanita asing berpenampilan seksi.

Ia mengatakan, pameran itu memang mengangkat nilai-nilai budaya Jawa tetapi yang sudah tersisa 50% keasliannya.

Pameran lukisan Absolut Java 50% diselenggarakan oleh Rumah Jawa bersama 16 perupa asal Jawa, termasuk Sujiwo Tejo, Andy Firmanto, Bowo Purwadi, Edi Sumaryo, Evi Sulistyawati, Giring Prihatyasono, Juko 'Gundul' Sulistiono, Nurcholis dan sebagainya.

Pembukaan pameran dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzy Bowo.

Sementara itu, Zulfikar Latief pemilik Rumah Jawa itu mengatakan, pameran Absolut Java 50% bertujuan menampilkan kembali falsafah hidup orang Jawa, yang sering kali diwujudkan secara simbolistik.

"Pameran ini juga memperlihatkan betapa arus modernisasi juga mempengaruhi kreasi para seniman Jawa era sekarang," katanya.

Pameran Absolut Java 50% dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 17-24 Mei 2008. (kpl/dar)

Lihat Profil: Sujiwo Tejo



Galeri Foto Sujiwo Tejo
Konser Presiden Yaiyo
Sujiwo Tejo
Sujiwo Tejo Jumpa Pers Drama Musikal


Arsip Foto Sujiwo Tejo
017.jpg
016.jpg
015.jpg
014.jpg