
"Kenapa harus anak-anak? Karena merekalah generasi penerus bangsa. Kita harus memberikan contoh kedisiplinan. Kebangkitan nasional tanpa disiplin tidak ada artinya. Dan nasionalisme itu adalah dalam jiwa. Saya sangat bangga sebagai bangsa Indonesia dengan menggunakan bahasa Indonesia," papar Luna, saat disambangi di kandang Jurang Doang, Pondok Aren, Minggu (18/5).
Selain itu, ikon Kapanlagi.com ini mengaku kecewa dengan kondisi bangsa Indonesia sekarang ini. Nyaris semua sektor ambruk, terutama soal pendidikan dan ekonomi. Tapi untuk momentum lain, Luna mengaku bangga, seperti pada even olahraga internasional. Walau kalah, dia tetap akan membela Indonesia mati-matian.
"Kita memang masih banyak kekurangan, tapi semuanya mungkin adalah proses untuk menuju bangsa ini besar kembali," pungkasnya. (kpl/hen/tri)
Lihat Profil: Luna Maya