"Harapan saya Partai Golkar tetap menggunakan mekanisme konvensi dalam menentukan capres," katanya ketika berbicara pada peringatan satu abad Hari Kebangkitan Nasional dan Perkenalan Dewan Pengurus Angkatan `66 Sumatera Utara di Medan, Kamis (22/5).
Menurut mantan Ketua DPR-RI itu, mekanisme konvensi selama ini cukup mendapat respon positif dan apresiasi dari masyarakat, karena membuka peluang seluas-luasnya bagi para kader dan bahkan tokoh di luar parpol untuk ikut bersaing menjadi capres dari partai berlambang pohon beringin itu.
"Sebagai kader Golkar tentu saya ingin maju sebagai capres melalui Partai Golkar dengan mengikuti setiap aturan yang ada," ujarnya.
Sekiranya Partai golkar menggelar konvensi, Akbar Tandjung memastikan dirinya bakal ikut bersaing. Ia mengatakan keinginannya untuk maju lebih didasari niat dan cita-citanya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
"Itu niat dan cita-cita saya. Harapan saya Partai Golkar tetap membuka peluang melalui jalur konvensi, sehingga setiap kader memiliki peluang yang sama untuk mengabdi kepada bangsa dan negara ini," katanya.
Ditanya tentang visi-misi yang akan dibawanya ketika maju sebagai capres, Akbar Tandjung mengaku sudah menyimpannya di memorinya.
"Semuanya sudah ada di otak saya, tapi tentu akan terlalu dini kalau saya ungkap sekarang," katanya. (kpl/rif)