Diperkirakan, nilai kontrak yang diterima Lukas selama semusim kompetisi mengarsiteki Persiku, sebesar Rp200 juta.
Dengan demikian, Persiku dapat mematahkan perebutan Lukas, mantan pemain Persib Bandung tahun 1982 itu dengan klub Persibat Batang dan Persiraja.
Hanya saja, Manajer Persiku, Sam`ani Intakoris, di Kudus, Kamis, mengaku baru menyatakan kata sepakat menunjuk Lukas sebagai pelatih Persiku selama semusim kompetisi, sedangkan tanda tangan kontrak belum dilakukan.
"Jika tanda tangan kontrak dilaksanakan, kami akan memberikan uang muka dulu," katanya.
Terkait program Persiku menghadapi kompetisi, kata dia, diserahkan sepenuhnya kepada asisten pelatih dan komisi teknik.
Musim kompetisi tahun ini, kata dia, diupayakan semua pemain menginap di Mess Persiku dan tidak ada lagi pemain yang mendapatkan fasilitas khusus menginap di hotel seperti musim kompetisi tahun lalu. "Apalagi, fasilitas Mess Persiku juga cukup memadai. Seperti kamar ber-AC dan fasilitas lainnya," katanya.
Ditegaskannya, semua pemain akan mendapatkan fasilitas serupa, mengingat pengelolaan Persiku tahun ini hanya dibiayai oleh pihak swasta, bukan lagi dari dana APBD.
Mess Persiku memiliki daya tampung pemain sebanyak 30 orang, dengan fasilitas kamar ber-AC sebanyak delapan kamar dan sembilan kamar menggunakan kipas.
Ia mengungkapkan, pihaknya akan bersikap tegas terhadap pemain. "Jika bersedia menjadi pemain Persiku, maka mereka harus taat aturan," katanya.
Sementara itu, calon pelatih Persiku Kudus, Lukas Tambunan, mengungkapkan, Senin (26/5) mendatang pihaknya akan segera menggelar latihan bersama sekaligus menyeleksi sejumlah pemain lokal yang pantas membela Persiku selama musim kompetisi nanti.
"Seleksi pemain lokal akan dilakukan selama tiga hari. Sedangkan tiga hari berikutnya akan kita lakukan seleksi terhadap pemain umum," katanya. (kpl/rsd)