< >

AS Ekspor Ponsel ke Kuba

Jum'at, 23 Mei 2008 20:00
Kapanlagi.com - Presiden George W. Bush Rabu kemarin mengumumkan bahwa pemerintah AS akan memberikan sedikit kelonggaran bagi warganya untuk mengirimkan ponsel untuk keluarga mereka yang ada di Kuba. Langkah ini diambil untuk menguji sampai seberapa jauh reformasi ekonomi yang telah dilakukan Kuba.

Sejak Presiden Raul Castro mengambil alih tampuk kepemimpinan dari saudaranya Fidel Castro Februari lalu, ia telah membuat beberapa perubahan pada kebijakan pemerintah Kuba. Setelah lama hidup dalam kekangan, kini warga Kuba diijinkan untuk membeli ponsel, komputer atau perangkat elektronik lain. Sayangnya walaupun sudah diijinkan, sebagian besar warga Kuba masih belum mampu membeli barang-barang mewah ini.

Belum jelas apakah langkah Presiden Bush ini akan berjalan lancar. Beberapa penghalang seperti, apakah pemerintah Kuba akan mengijinkan barang-barang ini masuk, masih belum diketahui jawabnya. Kalaupun barang-barang ini dapat masuk ke Kuba secara legal, belum jelas apakah ponsel itu dapat berfungsi di negara tersebut.

Dalam sebuah acara yang digelar di Gedung Putih, Presiden Bush sempat menyebut kebijakan Presiden Raul ini sebagai lelucon kejam terhadap rakyatnya. Namun lebih lanjut Presiden Bush juga mengemukakan bahwa bila Presiden Raul benar-benar berencana membuat reformasi, maka ia akan mengijinkan barang-barang ini masuk ke Kuba.

Dalam sebuah berita yang dilansir Reuters hari Rabu (21/05/08) diberitakan bahwa harga ponsel di Kuba bisa mencapai US$120 dan diperlukan US$120 lagi untuk melakukan aktivasi. Ini jelas sangat berat untuk warga Kuba yang sebagian besar berpenghasilan tak lebih dari US$20 per bulannya. (rtrs/roc)