< >

Pianis Dunia Kagumi Jazz Indonesia

Sabtu, 24 Mei 2008 06:15
Kapanlagi.com - Pianis dan komposer jazz dunia asal Polandia Leszek Mozdzer di Jakarta pada Jumat (23/5), menyampaikan kekaguman pada perkembangan musik jazz di Indonesia yang terus meningkat, ditandai dengan antusiasme penonton pada berbagai konser dan festival jazz.

Mozdzer datang ke Jakarta untuk menggelar konser tunggal di Erasmus Huis, Senin (26/5) depan yang difasilitasi oleh Kedutaan Polandia di Jakarta. Dan sebelum ke Jakarta, ia telah mendengar banyak kisah tentang Indonesia dan masyarakat pecinta musik jazz lewat kakaknya yang kuliah di Jakarta.

"Saya mengenal Indonesia melalui kakak saya yang menjalani studi selama dua tahun di sini. Dia adalah seorang penari dan memiliki kelompok tari di Polandia, melalui dia juga saya kerap mendengar musik tradisi, sedangkan musik jazz saya dengar ketika berada di Jakarta," kata pria kelahiran 1971 ini.

Mozdzer mengatakan, musik jazz di Indonesia mulai digemari dan banyak musisi melakukan eksplorasi, memadukan jazz dengan aliran lainnya.

"Saya mengaguminya tapi tidak menerapkannya, beberapa kali saya mendengar dan mempelajari musik tradisi rakyat Indonesia, tapi rasanya sampai sekarang belum sampai ke taraf menggabungkannya dengan musik jazz," ujar pria yang musiknya mencerminkan perpaduan musik jazz, klasik, dan musik rakyat Polandia.

Disinggung tentang rencana konsernya, Mozdzer akan berusaha memberikan pertunjukan solo yang terbaik. Ia tidak menyebutkan berapa komposisi yang dibawakan atau diambil dari album mana saja karya yang ditampilkan.

"Bagi saya, penonton di berbagai negara sama, mereka sangat sensitif. Mereka mendengar, merasakan, dan memahami musik saya," kata pria yang belajar piano sejak usia lima tahun.

Mozdzer telah menghasilkan 100 album, 12 di antaranya dirilis atas namanya sendiri. Improvisasinya terhadap tema yang dilakukan oleh Fryderyk Chopin telah memperkuat posisinya sebagai artis dan membawanya pada jajaran musisi terkenal dan disegani di kalangan musisi Jazz Eropa.

Penghargaan terbaru yang diterimanya adalah dari Kementerian Luar Negeri Polandia yakni 'The Polish Culture Promotion Abroad' yang dianugerahkan pada September 2007. (*/boo)