< >

Wartawan Tewas Ditembak di Pakistan

Sabtu, 24 Mei 2008 07:45
Kapanlagi.com - Seorang wartawan tewas ditembak oleh orang bersenjata tak dikenal setelah dia mewawancarai seorang juru bicara kelompok pro Taliban setempat di daerah sabuk suku Pakistan yang berbatasan dengan Afghanistan, para para pejabat dan para saksi mata di sini Jumat (23/5).

Muhammad Ibrahim, 44 tahun, wartawan surat kabar Express yang berbahasa Urdu, tewas Kamis malam pada saat dia kembali ke Khar setelah melakukan wawancara dengan juru bicara Tehreek-e-Taliban Pakistan (Gerakan Taliban Afghanistan), Maulvi Omar, kata mereka.

Khar adalah kota besar di distrik sabuk suku Bajaur, di mana kelompok militan pro Taliban aktif di sana.

Pejabat pemerintah sabuk suku, Muwaz Khan, membenarkan terjadinya pembunuhan itu, dan mengatakan bahwa tak seorangpun yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.

Para saksi mata mengatakan, Ibrahim sedang melakukan perjalanan dengan sepeda-motornya ketika dia dipergoki oleh orang tak dikenal di dalam satu mobil hitam yang merenggut telepon genggam, kamera, notes dan kemudian menembaknya.

Orang bersenjata itu juga mencuri sepeda-motor Ibrahim, kata penduduk setempat.

Kepala Tehreek-e-Taliban Bajaur Pakistan, Maulvi Faqir Muhammad - yang juga wakil Al Qaeda yang mempunyai kaitan dengan komandan kelompok militan Baitullah Mehsud - mengecam keras kejadian tersebut.

Muhammad dan Omar Kamis malam mengunjungi rumah Ibrahim untuk menyatakan belasungkawa mereka atas terjadinya pembunuhan itu, kata penduduk setempat.

Sementara itu, kelompok pers setempat juga menyatakan kutukan atas pembunuhan anggotanya itu, dan para wartawan mengatakan bahwa mereka akan melakukan protes. (kpl/rif)