Keith Noyahr, seorang deputi pemimpin redaksi dan analis pertahanan mingguan berbahasa Inggris The Nation, diculik Kamis malam, dipukuli secara parah dan ditinggalkan di dekat kediamannya pada Jumat dinihari, kata Gerakan Media Bebas (FMM).
"Tidak ada alasan lain bagi serangan terakhir ini terhadap seorang wartawan kecuali karena penulisannya yang independen dan analisanya mengenai perang di wilayah utara," kata kelompok hak asasi media itu.
Noyahr kritis terhadap perwira-perwira militer tingkat tinggi dan pendekatan pemerintah serta kondisi perang itu, kata FMM. (*/cax)