< >

Mantan Pemimpin Militer Bangladesh Ditangkap

Selasa, 27 Mei 2008 08:49
Kapanlagi.com - Polisi Bangladesh menangkap seorang mantan pemimpin militer atas tuduhan terlibat dalam pembelian pesawat-pesawat tempur Rusia yang harganya terlalu mahal satu dasawarsa lalu, kata sejumlah pejabat, Senin.

Letjen Mustafizur Rahman, yang menjadi pemimpin militer pada akhir 1990-an, diburu oleh Komisi Pemberantasan Korupsi karena membuat negara mengalami kerugian hingga 100 juta dolar dengan menyetujui perjanjian pembelian pesawat itu.

Rahman, bersama sebuah komite pembelian pertahanan, disalahkan karena memilih delapan pesawat Mig-29 buatan Rusia yang harganya terlalu mahal meski ada opsi pembelian pesawat yang lebih murah bagi angkatan udara Bangladesh.

Sebuah pengadilan juga menuntut mantan Perdana Menteri Syeikh Hasina, yang memimpin pertemuan-pertemuan komite itu, serta enam anggotanya.

"Pembelian pesawat tempur itu ditandatangani oleh pemerintah Rusia dan Bangladesh, dan tidak ada satu individu pun yang bisa mengubah keputusan komite tersebut, yang dicapai setelah banyak pengkajian dan pemikiran," kata mantan pemimpin militer itu dalam sebuah pernyataan kepada pengadilan tersebut. (*/cax)