< >

Sakit, Presiden Tidak Kurangi Agenda

Kamis, 29 Mei 2008 16:47
Kapanlagi.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah beberapa pekan terakhir sakit batuk.

Menurut Juru bicara Kepresidenan, Andi Mallarangeng, di Istana Negara, Jakarta, Kamis, Presiden Yudhoyono sudah diperiksa oleh dokter dan direkomendasikan untuk istirahat.

Namun, orang nomor satu di Indonesia itu tidak juga mengurangi agenda kerjanya.

"Obatnya cuma istirahat kata dokter. Tapi beliau orangnya selalu ingin bekerja selama dia bisa, memikirkan masalah negara. Kalau batuk-batuk itu adalah cost-nya," tutur Andi.

Ia menambahkan telah mengusulkan kepada Presiden untuk mengurangi agenda, namun sampai saat ini Presiden tetap saja menjalani berbagai kesibukan.

Pada acara puncak acara hari bakti dokter Indonesia, Rabu 28 Mei 2008, Presiden terbatuk-batuk di tengah pidatonya dan sampai harus meminum air putih guna meredakan serangan batuk.

Di hadapan para dokter, Presiden mengatakan ia menderita batuk karena kurang tidur selama satu bulan terakhir akibat memikirkan harga minyak dunia yang terus meroket.

Usai pengucapan sumpah jabatan hakim konstitusi di Istana Negara, Kamis, Presiden sempat menyapa para wartawan dan menunjuk pada batang tenggorokannya untuk menyampaikan ia masih batuk.

"Doakan saja supaya cepat sehat," katanya kepada wartawan yang menanyakan kondisi kesehatannya.

Ibu Ani Yudhoyono yang mendampingi Presiden menambahkan bahwa suaminya itu masih batuk.

Andi mengatakan, selain mengusulkan pengurangan agenda, ia juga menyampaikan kepada Presiden agar menyembuhkan batuknya terlebih dahulu sebelum mengadakan kunjungan kerja ke daerah.

Sebelumnya, Presiden hampir setiap pekan mengadakan kunjungan kerja ke daerah selama dua bulan terakhir kemudian masih dilanjutkan dengan menggelar rapat secara terus menerus terkait keputusan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan persiapan Bantuan Langsung Tunai. (*/cax)