"Jet-jet tempur menghantam 16 sasaran, Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang terlarang di daerah Khakurk dalam serangan itu," kata staf umum di internetnya dan menambahkan, serangan itu dimulai pukul 11:00 waktu setempat (15:00 WIB).
Penilaian kerusakan sedang dilakukan setelah apa yang disebut militer satu operasi yang "berhasil."
Serangan Kamis (29/5) itu adalah serangan udara ketiga Turki bulan ini di wilayah Irak utara yang diperintah etnik Kurdi, di mana Ankara mengatakan lebih dari 2.000 pemberontak PKK bersembunyi.
Serangan pertama 1-2 Mei yang ditujukan ke pegunungan Qandil, satu pangkalan penting PKK di sepanjang perbatasan Irak-Iran menewaskan lebih dari 150 pemberontak PKK, kata militer.
Serangan kedua 10 Mei--sehari setelah serangan PKK terhadap satu pos depan militer Turki-- menghancurkan beberapa fasilitas pemberontak di daerah Avashin-Basyan dan menimbulkan banyak korban di pihak pemberontak, katanya.
Dengan dibantu intelijen AS, Turki melancarkan beberapa kali serangan udara terhadap pemberontak di Irak utara sejak pertengahan Desember berdasarkan izin parlemen selama satu tahun bagi aksi seperti itu yang berakhir Oktober.
Pada Februari, pasukan juga melakukan operasi satu minggu di daerah itu terhadap satu kamp PKK dekat perbatasan itu, menewaskan lebih dari 200 pemberontak.
PKK, yang masuk dalam daftar kelompok teroris oleh Turki dan banyak masyarakat internasional berperang untuk membentuk pemerintah sendiri di wilayah tenggara Turki yang berpenduduk sebagian besar etnik Kurdi sejak tahun 1964. Konflik itu menewaskan lebih dari 37.000 orang. (kpl/rif)