
"Kalau Pancasila versi bahasa Indonesia aku nggak hafal, kalau Inggris ya," ungkapnya. "Itu bagi saya lebih practice," tambahnya.
Meski 'tak hafal' Pancasila, Cinta yang sekolah di Sekolah International di kawasan Jakarta Selatan itu diminta membaca naskah Pancasila dalam upacara hari lahirnya Pancasila dan Gerakan Spirit Pancasila, 1 Juni 2008. Cinta dipercaya tampil dengan pakaian lengkap sebagai petugas upacara.
"Saya paling sukar baca sila keempat," akunya.
Meski demikian, Cinta tak mau dikatakan tak tahu Pancasila, atau tidak memiliki jiwa nasionalisme. Baginya Pancasila itu nilai-nilai budaya bangsa Indonesia yang sudah dirumuskan menjadi lima sila.
"Meski saya anak International, saya juga tahu Pancasila. Saya bisa buktikan punya jiwa nasionalisme. Karena bagi saya Pancasila itu United Cultere. So Indonesia bisa bersatu," jelas Cinta.
"Banyak orang hafal Indonesia Raya dan Pancasila, tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Buat aku yang penting tahu dan ngerti, dari pada sekedar membaca," jelas putri General Manager Hotel Grand Hyatt itu pada KapanLagi.com. (kpl/ant/dar)
Lihat Profil: Cinta Laura