< >

Persik Todong Pemkot Kediri Rp 25 Miliar

Jum'at, 06 Juni 2008 19:40
Kapanlagi.com - Persik Kediri meminta tambahan APBD sebesar Rp25 miliar sebagai penyertaan modal Pemkot Kediri, Jawa Timur dalam tim sepak bola yang dipersiapkan sebagai perusahaan daerah itu.

"Kami sudah mengusulkan dalam PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) tahun ini sebesar Rp25 miliar, sebagai penyertaan modal pemerintah di dalam Persik," kata Ketua Umum Persik, HA Maschut di Kediri, Jumat.

Menurut dia, sebagai perusahaan daerah, Persik nantinya tidak hanya berkecimpung di sepak bola, tapi akan diberi keleluasaan untuk mengelola Stadion Brawijaya dan GOR yang kini sedang dibangun di kawasan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto.

"Sedang para pemain yang kini sudah kami kontrak semuanya merupakan aset Persik selama satu tahun ke depan," kata Walikota Kediri itu menambahkan.

Selain itu, Persik juga akan mengembangkan sekolah sepak bola secara profesional dengan menjalin bekerja sama dengan beberapa klub lainnya.

Sejauh ini Badan Liga Indonesia (BLI) menyatakan, Persik lolos verifikasi untuk mengikuti kompetisi Liga Super 2008 namun dengan beberapa catatan, diantaranya yang paling mendasar adalah masalah badan hukum.

BLI menyarankan, agar Perusahaan Daerah Persik Kediri nanti tidak dipegang kalangan birokrat, tapi dari kalangan profesional.

Pada tahun 2008 ini, Persik mendapatkan suntikan dana dari APBD 2008 sebesar Rp7 miliar. Jumlah dana yang didapat Persik ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan musim-musim kompetisi sebelumnya yang berkisar antara Rp12,5 hingga Rp27 miliar.

Ditambah lagi selama dua musim kompetisi terakhir, Persik sudah tidak lagi mendapatkan dana "sponsorship" dari pabrik rokok PT Gudang Garam, Tbk.

"Untuk tahun ini, permintaan kami kepada Gudang Garam juga belum mendapatkan tanggapan," kata Maschut yang tinggal tiga bulan lagi menjabat Walikota Kediri untuk periode keduanya itu. (kpl/rsd)