"Kami telah menandatangani perjanjian dengan perusahaan judi yang besar," kata Rogge.
"Kami menggantungkan diri kepada mereka untuk memberi nasehat kepada kami jika ada pola taruhan yang abnormal," ujarnya dalam konferensi pers pertemuan dewan eksekutif IOC di Athena.
Rogge mengatakan unit IOC itu juga akan bekerja sama dengan Interpol untuk mengawasi aktivitas "mencurigakan" dan segera melaporkannya kepada federasi internasional terkait.
"Kalau kami menemukan hal mencurigakan, akan ada komisi disiplin yang menginterogasi tersangka dan melaporkannya kepada dewan eksekutif, yang akan memutuskan apa yang harus dilakukan," kata Rogge.
Perjudian yang ilegal dan kemungkinan besar terkait kepada pengaturan hasil pertandingan oleh atlet atau pengurus olahraga, telah menjadi kekhawatiran utama di tengah semakin berkembangnya perjudian melalui internet.
Olimpiade Beijing akan dibuka pada 8 Agustus. (kpl/rsd)