Sepak bola Italia telah dirusak oleh hooliganisme belakangan ini dan memburuk setelah seorang penggemar dan polisi tewas dalam insiden terkait sepak bola tahun lalu.
"Perlu untuk membuat para penggemar lebih bertanggung jawab dan mengubah hubungan mereka dengan polisi," kata mantan bos Chelsea itu kepada La Gazzetta dello Sport.
"Gambaran yang tak indah tersebar ke luar negeri. Anda melihat kekerasan, kematian, penggemar tidak boleh menyaksikan laga tandang," sambungnya.
"Bangku cadangan di Chelsea hanya tiga meter di depan penonton, anda bisa melihat, ayah, anak, wanita, keluarga. Saya akan berbangga suatu hari nanti jika bisa ikut mengubah sepak bola Italia," tuturnya.
Pelatih asal Portugal itu mengatakan hal ini adalah bagian dari tantangan yang lebih besar, sebuah masalah yang harus diselesaikan oleh semua pihak di Serie A sehingga bisa mengejar ketertinggalan dari Liga Primera Spanyol dan Liga Utama Inggris.
Mourinho menambahkan bahwa mencoba lepas dari gaya bertahan yang kerap diasosiasikan dengan sepak bola Italia juga perlu dilakukan.
"Diawali dengan mental untuk menang di setiap pertandingan, menuntut jika tidak menang, setidaknya bermain bagus. Anda tidak bisa dikritik jika kalah tapi bermain menghibur," jelas Mourinho. (kpl/rsd)