< >

Ruas Jalan Samarinda Sampai Jumat Masih Tergenang Air

Sabtu, 07 Juni 2008 10:34
Kapanlagi.com - Sebagian ruas jalan di Samarinda, Kaltim, hingga Jumat sore, masih terlihat tergenang air.

Banjir terjadi sejak Kamis, setelah kota Samarinda diguyur hujan selama tiga jam. Hampir sebagian besar jalan terendam air, bahkan beberapa perumahan warga juga terendam.

Dari pantauan, di beberapa jalan air terlihat sudah mulai surut. Di Jalan P. Antasari, ketinggian air masih mencapai 50 hingga 60 centimeter. Sebelumnya Kamis sore, ketinggian air di salah satu jalan protokol di Samarinda ini, ketinggian air mencapai 60 hingga 70 centimeter, sehingga arus lalu lintas sempat lumpuh.

Sementara, air juga masih terlihat mengenangi Jalan Remaja yang sudah menjadi langganan banjir. Di tempat ini, ketinggian air bahkan mencapai 70 centimeter, sehingga hingga saat ini belum bisa dilalui kendaraan.

Genangan air juga masih terlihat di Jalan dr. Sutomo. Walaupun sudah surut hingga 10 centimeter, namun kemacetan tetap terjadi akibat para pengguna kendaraan memperlambat kendaraannya.

"Sekarang airnya sudah surut, tetapi kemarin (Kamis, red) kendaraan tidak berani melintas karena airnya cukup dalam. Banyak kendaraan khususnya motor yang mogok karena para pengendara memaksa menerobos banjir," kata seorang warga Jalan dr. Sutomo, Gatot, Jumat sore.

Setiap hujan yang mengguyur Kota Samarinda kata dia, air langsung menggenangi jalan.

"Air di dalam rumah saya sempat masuk hingga 50 centimeter. Kami sudah sering kebanjiran, sebab kondisi drainase yang banyak tersumbat,"katanya.

Keluhan juga diungkapkan seorang warga P. Antasari bernama Slamet, akibat seringnya terjadi banjir.

"Kami berharap, ada upaya Pemerintah Kota Samarinda untuk membenahi drainase, sebab hanya hujan beberapa saat saja, air sudah masuk ke dalam rumah kami,"ungkap Slamet.

Air yang juga sempat menggenangi jalan menuju RSUD AW. Sjahranie, Samarinda juga terlihat sudah surut. Salah seorang warga Jalan Anggur, Jasmin, mengatakan, ia sempat terjebak banjir saat melintas dekat rumah sakit.

"Airnya cukup dalam sehingga saya terpaksa menunggu hingga surut," katanya.

Ia khawatir, jika Pemkot Samarinda tidak segera mencari solusi menangani banjir, maka akan mengganggu pelaksanaan PON XVII yang sebentar lagi akan digelar.

"Bagaimana jika saat PON terjadi kondisi seperti ini. Mestinya, pemerintah segera mencari jalan keluar, banjir tidak lagi menghantui kami dan pelaksanaan PON tidak terganggu,"katanya.

Pada pelaksanaan PON XVII yang berlangsung mulai tanggal 6 hingga 17 Juli 2008, terdapat 18 venues di Samarinda. Beberapa akses jalan menuju ke venues tersebut, yakni, Jalan dr. Sutomo, Jalan S. Parman, Gatot Subroto, P. Antasari dan beberapa jalan protokol lainnya, merupakan jalan yang kerap digenangi air. (*/cax)