Gita dianggap memenuhi syarat sebagai bintang muda untuk mengkampanyekan misi yang dibawa Wall’s, sebuah pabrik es krim ternama, untuk regional Asia. Kampaye itu untuk menjaga keharmonisan mengatasi segala perbedaan dan mewujudkan hubungan yang positif.
Menanggapi misi yang diemban dan munculnya banyak peristiwa kekerasan di tanah air, Gita mengaku sedih dan prihatin. Gita berharap kedamaian ada di muka bumi Indonesia. “Kita semua kan sama. Jangan ada perselisihan. Ketimbang gitu, mengapa tidak bekerja sama saja,” kata Gita, Sabtu (7/6), di Ambarrukmo Plaza Yogyakarta.
Sebagai bagian dari kampanye global tadi, dua ikon remaja ini dipertemukan. Dan seperti yang sekarang tengah hits, lagu kolaborasi mereka berjudul Dua Hati Menjadi Satu, telah mampu menyatukan perbedaan di kalangan remaja.
Selain Gita dan Dafi ada ikon remaja negara lain yang juga mendukung program ini. Ada Amritta Rao dari India yang dipadukan dengan Farhan Seed, vokalis grup band JAL dari Pakistan. Selain itu ada JJ Lin (Singapura) yang duet dengan Jin Sha (China).
Perpaduan itu diwujudkan dalam bentuk peluncuran album yang berisi lagu duet bintang-bintang tadi. Lagu yang dirilis sekaligus menjadi theme song iklan TV yang ditayangkan di masing-masing negara. (kpl/tia/dar)
Lihat Profil: Gita Gutawa, Erwin Gutawa