
Belum lama menjadi icon sebuah acara 100 tahun Kebangkitan Nasional. Kini, Slank dikontrak oleh TVRI untuk sebuah program bertajuk Warung Slankers (WS) yang tayang setiap Sabtu, 20.00 WIB. Dengan latarbelakang warung yang selama ini menjadi tempat nongkrong band asal gang Potlot ini, WS bisa dibilang sebuah acara variety show yang menggelitik.
Acara ini dapat dibilang semacar dengan Republik Mimpi, Domocrazy atau Kabaret, yang bernuansa kritis. Lihat saja judul-judul lagu Slank seperti Bendera Setengah Tiang, Orkes Sakit Hati, Hey Bung dan Birokrasi Kompleks seluruhnya bertema kritik sosial.
‘’Terserah mau dibilang apa?. Yang pasti kami hanya ingin memberikan virus positif bagi Slankers. Nongkrong itu ada positifnya juga, bukan sekedar nongkrong. Dan Warung Slankers ini warungnya rakyat Indonesia yang bisa ngomong apa aja,’’ jelas Bimbim penggebuk drum band ini.
Menangapa mengapa, justru TVRI yang dipilih sebagai penayangan program itu. Kaka yang banyak tampil sebagai duta anti-narkoba ini mengungkapkan, justru TVRI sebagai televisi yang menasional.
‘’TVRI yang paling bagus, bisa menjangkau semua daerah terpencil. Para Slankers itu tersebar di mana-mana,’’ ujarnya. (kpl/mai/dar)
Lihat Profil: Slank, Bimbim Slank, Kaka Slank
Duh Slank Kreative Yach Bkin Wrung Bt Pa Nich...
Klau dah Jdi Jngn Lpa Undng Ank Slankers Cileboet