Sembilan personil logistik Pasukan Pertahanan Australia akan menjadi bagian dari Misi Bantuan PBB (UNAMID) yang bertujuan membantu memulihkan perdamaian dan stabilitas di wilayah itu, katanya.
Darfur dilanda tragedi berkelanjutan dan pemerintah Australia memiliki tanggungjawab untuk membantu dan bantuan ini menunjukkan komitmen kami kepada PBB dan memulihkan perdamaian dan stabilitas di Darfur," kata Rudd.
Ia mengatakan tim yang masih harus disetujui oleh pemerintah Sudan itu, adalah kecil karena pemerintah Sudan keberatan bagi bantuan pasukan dalam jumlah besar dari negara-negara Barat.
"Jadi mereka meminta kepada kami dan saya mengatakan kami akan membantu apa yang dapat kami lakukan melalui Pasukan Pertahanan Austrlia. Itu adalah satu sumbangan kecil," katanya kepada stasiun televisi Network Ten.
"Kami melakukan operasi sesuai dengan pemerintah tuan rumah, tetapi kami akan bertindak dan membantu dalam satu cara yang praktis," katanya kepada Network Ten.
Rudd mengatakan bantuan militer akan didukung dengan sumbangan lima juta dolar Australia (US$ 4,8 juta) untuk bantuan kemanusiaan.
Konflik Darfur dimulai tahun 2003 dan sejauh ini menewaskan sekitar 300.000 orang akibat perang, kelaparan dan penyakit, kata kepala urusan kemanusiaan PBB John Holmes. Sudan menyatakan jumlah korban akibat pemberontakan itu sekitar 10.000 orang. (*/erl)