Ulama senior tersebut menyampaikan pendapatnya itu di kota suci Medina saat berpidato di hadapan kelompok ziarah Iran yang berada di Arab Saudi untuk menunaikan ibadah Umroh, atau haji kecil.
Rafsanjani tiba di Arab Saudi 2 Juni untuk menghadiri Konferensi Islam Internasional yang dimulai dua hari yang lalu, yang diikuti sekitar 500 utusan Muslim dari lebih dari 50 negara.
Musuh Islam akan senang menyaksikan perpecahan di antara kaum Muslimin, kata Rafsanjani kepada jemaah Umroh.
Dia mengatakan, bahwa mengganggu persatuan ummat Islam adalah `berdosa`.
Ulama senior itu memperingatkan dunia Muslim, jemaah Umroh Iran khususnya, agar menentang perlakuan yang tidak pantas terhadap satu sama lain selama menunaikan ibadah Haji besar, yang akan dilaksanakan pada Desember depan.
Jutaan ummat Muslim sedunia akan berkumpul di kota suci Mekkah untuk menunaikan ibadah Haji setiap tahunnya, yang merupakan ibadah agung yang perlu dilaksanakan sedikitnya sekali selama hidup seorang Muslim, jika mereka mampu melaksanakannya.
Rafsanjani mengatakan, bahwa Haji besar adalah aksi demonstrasi persatuan di kalangan ummat Islam.
Ulama senior Iran ini juga telah melakukan pertemuan dengan Raja Abdullah bin Abd al-Aziz As-Saud dari Arab Saudi dan melakukan ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW di Medina. (*/cax)