Ini mungkin bukan pertama kalinya sebuah barang hilang yang kemudian dapat ditemukan lagi karena fitur canggih yang dimiliki piranti elektronik tersebut. Pada kasus ini, kamera Alison telah dilengkapi memory khusus yang memiliki kemampuan untuk tersambung dengan internet.
Pada saat memory tersebut mendeteksi adanya jaringan nirkabel yang ia kenal, maka secara otomatis memory ini akan mengirim semua data yang ada ke PC atau laptop pemilik atau malah bisa juga langsung posting foto-foto tersebut ke situs-situs photosharing yang ada di internet.
Seperti dikabarkan Reuters hari Kamis (5/06/08), sesampainya di rumah, Alison langsung menghidupkan Eye-Fi manager yang ada di komputernya. Dan saat itulah foto-foto yang ada dalam kamera Canon Alison masuk ke komputer Alison. Bukan cuma foto-foto liburan Alison, tapi juga foto dari orang yang mengambil kamera Alison saat tertinggal di salah satu restoran di Florida.
Belakangan para produsen piranti elektronik canggih atau software mulai banyak memasukkan fasilitas perlindungan seperti ini dalam produk-produk mereka. GadgetTrak misalnya yang memproduksi sebuah software yang dapat di-install pada iPods atau BlackBerry. Bila piranti tersebut hilang, maka software akan mengambil data dari kartu SIM baru yang dipasang oleh pencurinya kemudian mengirimkan data ini ke alamat email pemilik piranti itu.
Walaupun sebenarnya tidak ada sistem perlindungan yang dapat menjamin keamanan 100%, namun setidaknya beberapa kali kasus pencurian dapat dipecahkan dengan bantuan sistem keamanan semacam ini. (rtrs/roc)