< >

Nidji Kesulitan Jual Album

Selasa, 10 Juni 2008 07:11
Kapanlagi.com - Pembajakan karya cipta yang masih marak terjadi memang merugikan bagi para insan musik. Nidji pun mengakui tahun-tahun ini merupakan masa yang berat untuk industri musik Indonesia karena berbagai tekanan.

"Industri musik di Indonesia sebenarnya lagi collapse," kata vokalis Nidji, Giring Ganesha Jumaryo, saat jumpa pers menjelang tampil dalam sebuah konser di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman, Pontianak, Senin (9/6) malam.

Menurut Giring, saat ini sulit untuk menjual album hingga jutaan kopi di Indonesia. Sementara banyak grup musik yang tetap membuat lagu meski tahu kalau karyanya pasti akan dibajak. "Mereka ikhlas bikin lagu," katanya.

Nidji juga mengaku lebih banyak mengharapkan 'hidup' dari acara-acara off air atau dari panggung ke panggung.

Ia menambahkan, tahun ini Nidji amat peduli terhadap aksi-aksi pembajakan. Sejumlah kiat yang digaungkan terutama kepada Nidjiholic, penggemar Nidji, yakni untuk tidak membeli CD bajakan, tidak men-dowload lagu-lagu Nidji dari internet, dan jangan berbagi lagu menggunakan fasilitas bluetooth di telepon selular. "Dan hargai musik Indonesia," kata pria kelahiran Jakarta, 14 Juli 1983 itu.

Sementara itu, Rama sang gitaris, mengakui pernah memanfaatkan fasilitas internet terkait dengan lagu. "Download secara gratis itu ternyata salah," ujarnya.

Giring mengatakan, masalah piracy (pembajakan) juga menjadi salah satu bentuk kepedulian Nidji terhadap Millenium Development Goals (MDG`s) karena terkait dengan pendidikan. "Tahun depan akan ada 'gol-gol' lain. Nidji mencoba untuk memperbaiki bangsa ini," pungkasnya. (*/boo)

Lihat Profil: Nidji, Giring Nidji



Galeri Foto Nidji
Nidji Bikin Video Klip
A Mild Rising Star dan A Mild Live Wanted
Nidji
Album Baru Nidji


Arsip Foto Nidji
040.jpg
039.jpg
038.jpg
037.jpg