"Kami telah mengirimkan surat ke beberapa bupati yang ditemukan panitia pengawas (panwas) tidak netral," kata Ali Mufiz saat melakukan kunjungan di Semarang, Selasa (10/6) dalam sosialisasi Pemilu Gubernur Jateng.
Dalam kesempatan itu, gubernur bersama dengan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Fitriyah dan Ketua Panwas Jateng, Sriyanto Saputro, beserta rombongan dari Kesbanglinmas Provinsi Jateng.
Gubernur mengatakan, sebelumnya dirinya mendapat laporan dari Panwas Jateng soal ada tiga bupati dan satu walikota yang terlibat kampanye dan langsung ditindaklanjuti dengan pengiriman surat teguran tersebut.
Namun, di saat disinggung soal siapa saja empat kepala daerah yang mendapat surat teguran tersebut, Ali Mufiz enggan menyebutkan. "Tidak nyaman kalau harus disebutkan," katanya.
Ia menegaskan, surat teguran tersebut dimaksudkan untuk mengingatkan kepala daerah bahwa mereka harus netral. Sedangkan sanksinya, lebih pada aspek moralitas.
"Kalau berulang kali `disemprit` kan `risi`," kata Ali Mufiz.
Ketua Panwas Jateng, Sriyanto menambahkan, surat teguran terhadap tiga bupati dan satu walikota tersebut merupakan hukuman yang luar biasa.
"Kalau mereka punya urat malu, pasti mereka malu sekali," katanya. (kpl/rif)