Manajer Pelatnas Renang Olimpiade, Hartadi Nurjojo ketika dihubungi dari Semarang, Selasa, mengatakan, dengan kegagalan ini maka Indonesia hanya meloloskan dua perenang pada Olimpiade mendatang, yaitu satu putra dan satu putri.
Satu perenang putra, kata Hartadi yang juga pelatih renang Jateng, adalah Doni B. Utomo (Jateng) untuk nomor 200 meter gaya kupu dengan catatan waktu 2,00 menit, sedangkan limit waktu Olimpiade adalah 2,01 menit yang dicapai pada saat tampil di SEA Games 2007 Thailand.
Satu lagi adalah perenang putri yang mendapat "wild card". "Kita belum tentukan namanya tetapi ada dua nominasi yang bakal masuk, yaitu antara Fibrina Ratnamarita dan Avi Noviandari, keduanya dari Jatim," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya hanya menyerahkan dua nama untuk mendapatkan "wild card" Olimpiade karena merekalah yang terbaik di nomornya masing-masing.
"Kalau melihat pengumpulan nilai FINA (Federasi Renang Dunia), memang Avi Noviandari lebih tinggi dari Fibrina. Kita lihat dulu hasilnya di Thialnad mendatang, kemudian akan diputuskan oleh Lukman Niode (Kabid Binpres PB PRSI)," katanya.
Menurut dia, untuk menentukan siapa yang bakal mendapat "wild card" akan dilihat setelah keduanya turun pada Kejuaraan Renang Kelompok Umur ASEAN yang berlangsung di Thailand, 20-22 Juni 2008," katanya.
Ia menambahkan, tiga perenang yang diterjunkan pada Singapura Terbuka yang juga ajang kualifikasi Olimpiade adalah Herry Yudianto (Jateng), Billy Afrianto), dan Andi Wibowo (Jawa Timur).
Pada Singapura Terbuka, kata dia, Herry Yudianto yang turun pada nomor 100 meter gaya dada hanya mencatat waktu 1:05,75 menit, sedangkan limite waktu Olimpiade 1:03,72 menit.
Kemudian Andi Wibowo yang turun pada nomor 100 meter gaya kupu hanya mencatat waktu 55,87 detik, sedangkan limite waktu Olimpiade adalah 54,71 detik, sedangkan Billy Afrianto yang turun pada nomor 200 meter gaya dadanya mencatat waktu 2:20,43 menit sedangkan limite waktu Olimpiade adalah 2:18,37 menit.
Pada even di Singapura tersebut, Doni B Utomo memang ikut tetapi hanya ajang pemanasan sebelum tampil di Beijing mendatang, katanya. (kpl/rsd)