< >

Persiraja Datangkan Dua Pemain Asing

Rabu, 11 Juni 2008 05:11
Kapanlagi.com - Manajemen Persiraja Banda Aceh kembali mendatangkan dua pemain asing untuk menambah kekuatan kesebelasan itu menghadapi kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia tahun 2008/2009.

Dua pemain impor asal Argentina, yakni Leonardo Felicia dan Leonardo Moyano, melakukan latihan dengan 21 pemain lainnya di Stadion Lampineueng Banda Aceh, Selasa petang, yang disaksikan ratusan penggemar sepak bola di Ibukota Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Sebelumnya, pelatih Persiraja, Herry Kiswanto telah mencoret lima dari tujuh pemain asing yang mengikuti seleksi, yakni Okwy Damasta (Nigeria), Pablo Angel (Argentina), Patricio (Chile), Ngana Jowong (Kamerun), dan Machia Malock (Kamerun), sedangkan dua pemain yang lolos, Abdul Yadei Jibril (Liberia) dan Tong Eli Maurel (Kamerun).

Selain itu Herry juga mencoret lima pemain lokal, yakni Syamsul (kiper), Eka, Puji, Hendra, dan Deni Amanda. Dengan demikian, pelatih menetapkan 21 pemain yang akan mengisi 24 line up Persiraja. Herry menyatakan, kedua pemain asing yang baru bergabung tersebut belum dipastikan masuk line up Persiraja, karena mereka masih harus mengikuti tes beberapa kali lagi.

Dikatakan, Persiraja sedikitnya membutuhkan empat pemain asing untuk beberapa posisi yang menentukan, yakni penyerang, gelandang, dan back.

Ia menyatakan, pihaknya juga akan menambah beberapa pemain lokal lagi untuk mengisi posisi yang masih lemah sekarang ini, seperti wing back.

Sebanyak 21 pemain yang dinyatakan lolos seleksi, masih terdapat beberapa pemain lama, seperti Azhari, Abdul Musawir dan Wahyu AW, tapi ada juga pemain baru, seperti Prasetyo. "Jadi tim Persiraja kali ini merupakan kombinasi pemain lama dan baru, sehingga diharapkan bisa menjadi tim yang solid," kata Manajer Persiraja Ilsaruddin.

Ia mengatakan, keputusan pencoretan maupun penetapan pemain yang lolos tersebut merupakan wewenang mutlak pelatih Herry Kiswanto dan asistennya Maman Suryaman.

"Penetapan pemain mutlak keputusan pelatih. Jadi, tidak ada campur tangan pengurus lainnya, termasuk saya," ujar Ilsaruddin yang juga Kapoltabes Kota Banda Aceh itu. (kpl/rsd)