Striker yang sempat istirahat dari Timnas bagi negaranya sejak 2005 itu, berpasangan dengan Henrik Larsson ketika terjadi tembakan geledek dari Ibrahimovic pada menit ke-67 dalam memecahkan kebuntuan terciptanya gol.
Petter Hansson menambahkan gol kedua bagi tim Swedia lima menit kemudian dan sekaligus menempatkan timnya sama poin dengan Spanyol yang mengalahkan Rusia 4-1 di pertandingan grup D lainnya.
Pemain Yunani Angelos Haristeas punya peluang bagus menciptakan gol pada menit ketujuh ketika dia mampu melewati dua pemain belakang Swedia untuk usahanya mencetak gol, namun sayang tembakannya terlalu lemah.
Kiper Andreas Isaksson juga mampu beraksi ketika dia menepis tembakan kapten Yunani Angelos Basinas.
Swedia butuh penguasaan bola dengan selalu melepas kedua striker Ibrahimovic dan Larsson.
Namun pasangan itu selalu kesulitan menembus benteng pertahanan Yunani yang diperkuat Traianos Dellas dan Sotiris Kyrgiakos, dan justru tembakan Larsson melambung.
"Kami membuat kesalahan fatal pada dua peluang," kata pelatih Yunani Otto Rehhagel.
"Swedia banyak menekan, kami gagal menggunakan tekanan kami sendiri, kami tidak punya semangat bertarung pada moment kunci itu," tambahnya.
Ditanya tentang strategi yunani untuk pertandingan mendatang melawan Rusia pada Sabtu, Rehhagel mengatakan ingin ada perubahan.
"Kami harus menunjukkan sesuatu yang lain," katanya. (*/cax)