
"Memang gue kurang seneng dengan bola. EURO ini cuman ngikutin ramain saja sama teman–teman," tuturnya. Biasanya kalau sudah sepakat nonton, Donny tinggal cari swalayan yang masih buka. Dia satroni isi toko, borong camilan. Malah kadang kala masak juga.
Walau tak begitu senang dengan bola, Donny punya kesebelasan favorit, yaitu Inggris. Tapi sayang Inggris harus gigit jari tak bisa ikut EURO 2008 karena kandas di babak kualifikasi. Makin tambah tidak greget saja EURO kali ini bagi Donny.
Alih–alih, dia ganti pilih Belanda, kesebelasan kincir angin pengusung pakem 'total football'. Menurut Donny baik Inggris maupun Belanda punya tipikal permainan yang sama, cepat dan mematikan. "Gue favoritin Belanda juara, kayak tahun 1988," katanya. (kpl/tri/ang)