< >

Dentuman Gunung Anak Krakatau Kembali Meningkat

Jum'at, 13 Juni 2008 05:15
Kapanlagi.com - Suara dentuman Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda sepanjang Kamis (12/6) kembali meningkat hingga mencapai 33 kali dan dirasakan getaran ke pesisir pantai Anyer.

"Hari ini bunyi dentuman Anak Gunung Krakatau meningkat dibandingkan dua hari lalu mencapai 24 kali. Suara ledakan itu begitu keras hingga terjadi getaran selama lima menit," kata petugas Pos Pemantauan Jumono di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Kamis (12/6) malam.

Ia mengatakan, meskipun bunyi ledakan keras namun warga pesisir pantai Anyer dan Carita tidak begitu panik.

Hingga saat ini, kata dia, warga tak terpengaruh adanya letusan Anak Krakatau sekalipun itu terjadi getaran hingga dirasakan ke darat.

"Sehari-hari warga seperti biasa melakukan aktivitas dan tak terpengaruh dampak letusan Gunung Anak Krakatau itu," katanya.

Menurut dia, keras suara ledakan itu akibat meningkatnya frekuensi letusan dan kegempaan sejak ditetapkan status siaga atau level III, Senin (21/4) oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Bandung.

Letusan dan kegempaan itu, menurut dia, disebabkan adanya pembesaran lubang kawah baru di lokasi kawasan bukit selatan gunung. Kendatipun aktivitas vulkanik mengalami fluktuasi dengan interval kemunculan antara tiga sampai 20 menit.

Data di Pos Pemantauan Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kamis pukul 00.00 sampai 18.00 WIB, petugas mencatat kegempaan 356 kali, yakni vulkanik A (Dalam) sebanyak 55 kali, vulkanik B (Dangkal) 82 kali, letusan 116 kali, tremor 44 kali dan hembusan 59 kali. (kpl/rif)