< >

Ratusan Sopir Taksi Blokir Kawasan Pertokoan di Bandung

Jum'at, 13 Juni 2008 05:35
Kapanlagi.com - Terkait aksi pengeroyokan terhadap salah seorang sopir taksi yang diduga dilakukan oleh empat penumpang warga Bandung, ratusan sopir taksi Gemah Ripah mendatangi sebuah toko di kawasan Jalan Otista, Kota Bandung, Kamis (12/6) petang, mereka juga memblokir kawasan pertokoan tersebut dengan memarkir mobil taksinya.

Aksi pemblokiran jalur Otista di pusat Kota Bandung itu terjadi hingga Kamis malam pukul 20.30 WIB, sehingga memacetkan ruas jalan di kawasan pusat Kota Kembang tersebut, meski pertokoan di sepanjang Jalan Otista sudah pada tutup.

Peristiwa itu, kata Ketua Gerakan Solidaritas Pengemudi Indonesia (GSPI) Jabar, Asep P, berawal pada Kamis sore sekitar pukul 17.00 WIB salah seorang sopir taksi Gemah Ripah, Tan Yan (45) mengaku dikeroyok oleh empat orang karyawan dealer mobil PT NJS di Jalan Otista, Bandung.

Atas kejadian itu, ratusan sopir taksi lainnya melakukan gerakan solidaritas membela rekannya yang teraniaya, bahkan untuk memperkuat dugaan pengeroyokan itu, korban dilarikan ke RS Polri Sartika Asih Bandung untuk divisum sebagai bahan penyidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat.

"Menurut informasi, korban mengalami luka serius di bagian hidung dan mata serta beberapa bagian tubuhnya memar diduga akibat pukulan benda tumpul yang dilakukan oleh empat warga Bandung itu," katanya.

Sementara itu, di lokasi kejadian hingga Kamis malam, aksi solidaritas ratusan sopir taksi masih berlanjut, namun dalam suasana kondusif. Rekan korban sesama sopir taksi hanya menuntut kasus itu diusut tuntas oleh aparat kepolisian setempat dengan menangkap para pelakunya.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian atas kasus tersebut. Apakah pelakunya sudah ditangkap atau belum, namun sejumlah polisi berseragam dan yang tidak berseragam (intel) masih berada di lokasi kejadian untuk berjaga-jaga. (kpl/rif)