"Kami meminta Amerika Serikat tidak saja menghentikan penjualan senjata ke Taiwan untuk sementara, tapi mutlak menghentikan untuk menjaga kedamaian di semenanjung itu," kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Qin Gang dalam keterangan pers berkala di Beijing pada Kamis (12/6).
Menurut dia, Taiwan adalah wilayah kedaulatan China dan semua kaitan antara Taiwan dan China daratan adalah urusan dalam negeri China dan tidak ada negara atau pihak mana pun boleh ikut campur.
Dalam penjualan senjata ke Taiwan pun, katanya, itu tidak dapat dibenarkan, sehingga keinginan menjual senjata ke Taiwan seharusnya dihentikan secara mutlak.
Hal tersebut, katanya, juga berlaku dengan pertemuan sejumlah pemimpin negara dan pejabat tinggi negara asing dengan Dalai Lama.
Dikatakannya, Tibet dan Dalai lama juga merupakan urusan dalam negeri China, sehingga tidak ada yang berhak mencampurinya.
Terkait dengan kunjungan Dalai Lama ke Australia dan bertemu dengan pejabat tinggi negara di negara itu, Qin Gang minta pemerintah Australia tidak mencampuri urusan dalam negeri China.
"Kami berharap pemerintah Australia bisa memahami dan menghormati masalah dalam negeri Cina, seperti dengan tidak terlalu campur tangan soal Tibet," katanya.
Terkait dengan rencana pembicaraan tahap kedua antara pemerintah Cina dengan perwakilan Dalai Lama dalam penyelesaian masalah Tibet, ia mengatakan masih dicarikan waktu pertemuan tepat. (kpl/rif)