Kantor Pemkot Ambon Nyaris Musnah
Kapanlagi.com - Kantor Pemkot Ambon, Jumat dini hari, sekitar pukul 02.45 WIT, nyaris ludes akibat kebakaran yang diprakirakan sumber apinya dari gedung lantai II Bagian Humas dan Protokoler dan polisi telah melakukan penyidikan atas musibah itu. Kebakaran yang berasal dari gedung lantai II kantor itu dengan sumber api diduga akibat hubungan pendek sehingga ludes berbagai perangkat lunak, sejumlah uang proyek dan berbagai dokumen lainnya. Jilatan api sempat merambah atap kantor KPUD Kota Ambon, plafon ruang rapat lantai II dan kosen ruangan Dinas Perindag setempat. Kebakaran yang terjadi tersebut untungnya diketahui masyarakat sekitar kompleks perkantoran Pemkot Ambon karena masih menonton siaran langsung pertandingan sepakbola kejuaraan Eropa, selanjutnya membangunkan personil Polisi Pamong Praja dan melaporkan ke petugas Dinas Kebakaran setempat. Kesigapan personil Dinas Kebakaran yang terbatas jumlahnya dengan bantuan masyarakat sekitar dengan mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran, akhirnya berhasil memadamkan kobaran api bersamaan dengan turunnya hujan. Kapolres P.Ambon dan P.P.Lease, AKBP Didik Widjanarko, pada sela-sela peninjuan lokasi kebakaran menjamin akan mengusut tuntas kebakaran ini. "Kami masih melakukan pengembangan awal dan nantinya berlanjut guna mengungkapkan sumber maupun penyebab kebakaran sehingga tidak muncul berbagai spekulasi,"ujarnya. Sementara itu, Kabag Humas da Protokoler Pemkot Ambon, Hengky Sopacua, mengakui penyidikan yang dilakukan polisi merupakan hak aparat penegak hukum karena kantor itu merupakan aset negara. Pemkot Ambon akan melaporkan kerugian materialnya sambil penyidikan dilakukan untuk mengungkapkan penyebab kebakaran sebenarnya. "Saya tegaskan mulai munculnya berbagai spekulasi di masyarakat bahwa kebakaran itu merupakan unsur kesengajaan dari upaya menghilangkan barang bukti dari penanganan sejumlah kasus dugaan korupsidi jajaran Pemkot Ambon adalah tidak benar dan bertangggung jawab,"tandasnya. Pemkot Ambon, kata dia, siap membantu pihak kepolisian, baik memberikan keterangan, data, saksi dan lainnya demi kelancaran penyidikan. "Kami pun akan memberikan laporan bagi Walikota Ambon, Jopi Papilaja yang sementara berada di Jakarta dalam rangka urusan dinas guna mendapatkan pengarahan lanjutan, menyusul Wakil Walikota Ambon, Ny.Olivia Latuconsina dan Sekot, Ny.H.J.Huliselan,"demikian Hengky Sopacua. (*/cax) |