Namun saat dikonfirmasi angka ketidak-lulusan peserta UN Jurusan IPA di SMAN 1 Rebang Tangkas, Way Kanan, Lampung, Jumat (13/6) petang, Kepala Sekolahnya, Nurwana, mengaku belum mengetahui hasil UN di sekolah itu, karena rencananya baru akan disampaikan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) setempat pada Jumat malam.
"Saya belum tahu hasil UN itu, informasinya hasil UN masih dibawa Pak Kepala Dinas yang sedang dalam perjalanan ke sini (Way Kanan, red)," kata Nurwana lagi.
Dia pun menyatakan masih menunggu hasil UN itu diterima serta belum mempercayai informasi bahwa siswanya yang menjadi peserta UN dari Jurusan IPA tidak lulus semua.
Padahal di sekolah itu tercatat terdapat sebanyak 68 peserta UN tahun 2008. "Pokoknya saya belum tahu hasil UN itu, dari mana anda tahu kalau ada siswa kami yang tidak lulus semua," tanya Nurwana pula.
Seluruh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten/kota se-Lampung diundang Disdik Provinsi Lampung, di Kantor Disdik Provinsi di Bandarlampung, Jumat pagi, untuk menerima hasil UN siswa SMA/SMK/MA yang telah diterima Disdik Lampung dari Depdiknas di Jakarta sebelumnya.
"Ya, semua kepala dinas itu kami undang untuk menerima hasil UN siswa SMA/SMK/MA di tempat mereka sehingga bisa segera diserahkan kepada pihak sekolah untuk diumumkan masing-masing sekolah," kata Kepala Disdik Provinsi Lampung, Drs Hery Suliyanto MM.
Dia membenarkan secara umum hasil UN itu mengalami penurunan rata-rata sekitar 1% lebih dibandingkan angka rata-rata kelulusan siswa SMA sederajat itu tahun 2007 lalu.
Hery juga mengakui, di antara sekolah itu terdapat hasil UN yang tergolong baik dan memuaskan namun juga masih ada sekolah yang rata-rata hasil UN-nya tergolong buruk atau "jeblok" nilainya.
Koordinator Humas Disdik Lampung, Bambang Joko SH MM, membeberkan hasil UN di sekolah-sekolah itu yang terdata di Disdik Lampung, di antaranya satu SMA negeri di Way Kanan yang 100% siswa peserta UN Jurusan IPA mengalami kegagalan atau tidak lulus semuanya.
Selain itu, terdapat enam Madrasah Aliyah (MA) di Lampung yang hasil UN itu buruk, dua MA seluruhnya siswa Jurusan IPA peserta UN tidak lulus dan empat MA seluruhnya peserta UN Jurusan IPS tidak lulus.
"Kenyataannya memang begitu mau diapakan lagi," cetus Bambang pula.
Namun untuk peserta UN siswa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) negeri maupun swasta di Lampung, tidak ada yang tidak lulus 100%, kecuali satu sekolah (SMK) Swasta di Kabupaten Lampung Tengah yang hanya satu dari 17 peserta UN di sekolah itu yang lulus, selebihnya gagal semua (tidak lulus).
Rata-rata hasil UN di Lampung tahun 2008, untuk siswa SMA mencapai 92,52%, untuk SMK mencapai 93,09%, dan MA negeri maupun swasta hanya mencapai 87,15%.
Angka kelulusan rata-rata siswa SMA sederajat itu menurun dibandingkan hasil UN tahun 2007, antara lain menurut Disdik Lampung akibat penambahan mata pelajaran yang diujikan dalam UN serta kenaikan standar nilai kelulusan (passing grade) dari 5,00 menjadi 5,25.
"Secara kuantitas memang menurun, tapi dari kualitas terjadi peningkatan hasil UN siswa SMA sederajat itu dibandingkan hasil UN tahun 2007 lalu," ujar Kepala Disdik Lampung Hery Suliyanto pula. (*/cax)