
"Kalau bisa kita akan mempertontonkan seminggu dua kali," kata Tante Titiek semangat saat disambangi di Wisma Puspa Pangadegan, (16/8). Tapi sayang keinginannya tersebut masih terbentur pada fasilitas gedung kesenian kita yang minim.
Dulu semasa pemerintahan Soeharto, legenda seni indonesia ini sempat meminta untuk dibuatkan music hall. Tapi sampai saat kejatuhannya tidak terealisasi. "Beliau waktu itu hanya bilang ya, ya saja," tuturnya.
Kalau Tante Titiek boleh membandingkan dengan gedung kesenian di luar sana sangatlah jauh. Gedung kesenian di sini hanyalah semacam surau saja. Beda dengan dengan di luar negeri, gedung keseniannya besar dan megah. "Kalau di sini surau, masjidnya ada di sana," ujarnya. (kpl/buj/tri)
Lihat Profil: Titiek Puspa