
"Jarang sekali sosok tokoh pemimpin yang peduli dengan kebudayaan. Saat ini, tokoh-tokoh pemimpin lebih senang dan sering berpikir dan berperilaku dengan politik bukan dengan nilai-nilai kebudayaan," kata Glenn.
Glenn mengatakan banyak yang didapat dari pembicaraan dengan Sultan. "Kita tidak hanya bicara tentang musik, tapi juga tentang politik, tentang masalah-masalah yang banyak terjadi di sekitar kita, seperti masalah sosial, politik bahkan hingga konflik agama," jelasnya.
Glenn juga mengaku senang mengetahui bahwa Sultan mengerti betul dan peduli tentang masalah-masalah yang terjadi dalam dunia musik, seperti persaingan, kurangnya kesempatan bagi pendatang baru untuk berapresiasi, kurangnya ketertarikan masyarakat terhadap musik daerah atau musik tradisional.
"Tadi Sultan memberi usul, bagaimana kalau ada award untuk musisi yang konsisten di jalur tertentu, misalnya musisi A diberi award karena konsisten terhadap lingkungan atau terhadap perkembangan masyarakat sekitar, tidak usah diberi uang banyak, hanya sekedar sebagai bentuk apresiasi," tukas Glenn.
Glenn mengatakan Sultan memberi usul berdasarkan pemahaman bahwa setiap musisi seharusnya mempunyai karakteristik yang jelas, agar dapat membentuk image positif pada masyarakat.
"Selain itu secara global Sultan juga memberikan wacana agar setiap daerah mempunyai tempat semacam multi culture center yaitu berfungsi sebagai wadah komunikasi antar seniman. Selain itu juga untuk meningkatkan kualitas hubungan antar seniman," tambah suami Dewi Sandra ini.
Glenn mengatakan salut kepada Sultan yang peduli terhadap perkembangan dunia seni di Indonesia. "Seandainya Sultan ikut meramaikan bursa calon presiden tahun 2009, saya pasti pilih beliau," pungkasnya. (*/boo)
Lihat Profil: Glenn Fredly