"Perkembangan aktivitas pembangunan dengan cepat yang penggunaan lahannya untuk pemukiman dan fasilitas umum seperti infrastruktur dan pembangunan perhubungan darat lainnya," kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Agustadi Sasongko Purnomo. seusai meresmikan tempat latihan TNI AD Kodam VI/Tanjung Pura di Kelurahan Amburawang, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu.
Agustadi mengharapkan adanya tempat latihan tempur ini maka para prajurit dapat melakukan latihan seoptimal mungkin, untuk latihan tingkat prajurit dan satuan di lingkungan Kodam VI/Tanjung Pura. Tempat latihan tempur TNI AD di Kelurahan Amburawang memiliki luas 724 hektar, yang merupakan aset tanah milik TNI AD, sekitar 4 kilometer dari kawasan latihan tempur ini, tinggal sebanyak 100 KK (Kepala Keluarga) mantan tapol/napol PKI.
"Tempat latihan tempur yang dimiliki Kodam VI/Tanjung Pura, saya rasa paling luas di dunia dan memadai," ungkapnya. Agustadi, mengatakan tempat latihan yang memadai ini adalah untuk mewujudkan prajurit dan satuan yang siap melaksanakan tugas setiap saat.
"Untuk kesiapan satuan ini salah satunya diperlukan persiapan personel, baik dari kesiapan teknis dan taktis, maupun profesional dalam menjalankan tugas," jelas Kasad. "Namun perlu disadari dan dipahami, segala kelengkapan ini, akan kehilangan maknanya, bila kemauan dan kemampuan prajurit dalam satuan tidak berjalan dengan baik," kata Agustadi. (*/cax)