< >

Turki Secara Dramatis Kalahkan Kroasia

Sabtu, 21 Juni 2008 09:27
Kapanlagi.com - Untuk kedua kalinya, Turki kembali menyuguhkan pertandingan dramatis ketika bangkit dari ketinggalan untuk menyamakan skor 1-1 sebelum menyingkirkan Kroasia dengan skor 3-1 melalui adu penalti di pertandingan perempat-final Euro 2008 di Stadion Ernst Happel, Wina, Austria, Sabtu dini hari WIB.

Di semifinal, Kamis dinihari WIB (26/6), Turki akan berhadapan dengan Jerman yang sehari sebelumnya menyingkirkan salah satu tim favorit, Portugal 3-2 di Basel.

Pertandingan berlangsung dramatis karena dua gol tercipta pada menit-menit terakhir sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Ivan Klasnic sepertinya akan mengantar Kroasia ke semifinal ketika mencetak gol pada menit ke-119 saat perpanjangan waktu melalui sundulan menyambut umpan silang Luka Modrid di dalam kotak penalti.

Tapi hanya berselang satu menit kemudian, tendangan kaki kiri Semih Senturk yang memperdaya kiper Stipe Pletikosa, membuat Turki berhasil menyamakan kedudukan 1-1 dan sekaligus membuyarkan harapan Kroasia.

Inilah yang untuk kedua kalinya Turki memperlihatkan semangat pantang menyerang sampai detik-detik terakhir.

Sebelumnya pada pertandingan terakhir yang sangat menentukan di penyisihan Grup A, Turki secara luar biasa juga mampu bangkit dari ketinggalan 0-2 untuk akhirnya mengalahkan Republik Ceko 3-2 dan lolos ke perempat-final.

Secara keseluruhan, Kroasia sebenarnya lebih menguasai jalannya pertandingan karena tim Turki terlihat lebih lemah akibat cedera yang melanda sebagian pemain, ditambah lagi skorsing yang dialami oleh kiper Volkan Demirel dan pemain belakang Mehmet Aurelio.

Turki mendapat peluang pertama pada menit kelima ketika tendangan playmaker Hamit Alintop dari jarak 25 meter masih melebar dari gawang.

Namun tim Kroasia yang diasuh pelatih Slaven Bilic itu kemudian lebih banyak menekan dan sering menusuk sampai ke pertahanan Turki melalui umpan-umpan silang berbahaya.

Peluang terbaik Kroasia terjadi pada menit ke-19 ketika umpan silang Luka Modric disambut penyerang Ivica Olic, tapi bola masih membentur gawang Turki yang dijaga kiper cadangan Rustru Recber.

Kiper Recber tampil sebagai pahlawan kemenangan Turki ketika berhasil menggagalkan tendangan penalti Mladen Petric.

Kroasia gagal melaksanakan tiga tendangan penalti dari empat kali kesempatan. Dari tiga kegagalan tersebut, dua di antaranya melenceng dari gawang, yaitu Luka Modric yang mendapat kesempatan pertama, serta Ivan Rakitic.

Sementara ketiga pemain Turki semuanya berhasil melaksanakan tugas dengan baik, yaitu Arda Turan, Semih Senturk dan Hamit Altintop.

"Kami terus berjuang dan berjuang dan pemain juga terus menjaga semangat mereka," kata pelatih Turki Fatih Terim usai pertandingan.

"Masyarakat kami sekarang bisa merayakan kemenangan. Kemenangan ini sangat penting bagi kami. Jika masyarakat bangga kepada kami, maka kami juga bangga kepada masyarakat kami," katanya menambahkan.

Bagi Kroasia yang lolos ke babak perempat-final dengan dengan nilai sempurna di penyisihan Grup B, kekalahan tersebut terasa sangat menyesakkan.

Beberapa pemain yang dilanda kecewa tampak tidak bisa menahan cucuran air mata, membuat pelatih Slaven Bilic dan ofisial tim Kroasia berusaha menghibur mereka.

Tapi saat menghadapi Jerman di semifinal, Turki juga masih belum lepas dari masalah karena akumulasi kartu kuning tiga pemain yang membuat mereka tidak bisa diturunkan, yaitu Arda, Tuncay Sanli dan Emre Asik.

Kiper utama Volkan juga masih belum bisa bertanding gara-gara kartu merah yang diterimanya pada pertandingan penyisihan sehingga diskor untuk dua kali pertandingan.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada kedua tim atas pertandingan sepak bola yang menarik. Pertandingan ini membuktikan bagaimana sepak bola merupakan olahraga paling dramatis dan paling populer di dunia," kata pelatih Kroasia, Bilic.

"Pemain saya telah memperlihatkan pertandingan yang penuh heroisme dan saya tidak ada yang saya sesali dari mereka. Penalti ibarat lotre dan pemain memiliki cukup kepercayaan diri saat melakukan eksekusi tendangan penalti," katanya. (*/cax)